KORAN POSKOTA

Koran Poskota adalah Tipe surat kabar harian yang berformat lebar. Pemilik dari surat kabar Poskota adalah PT. Media Antarkota Jaya yang didirikan pada tanggal 15 April 1970 oleh: Harmoko, Jahja Surjawinata, Tahar S. Abiyasa dan Pansa Tampubolon

Sebelum meluncurkan Koran PoskotaHarmoko membuat survei di beberapa tempat di Jakarta, seperti Tanjung Priok, Jatinegara, Tanah Abang, dan Senen. Hasil survei tersebut, dia menemukan bahwa masyarakat menginginkan berita yang menyangkut persoalan nyata di kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, isi berita Koran Poskota berkisar tentang kriminalitas, hukum, seksualitas, serta olahraga. Pos Kota diterbitkan pertama kali pada 15 April 1970 dengan 3.500 eksemplar dan mendapat sambutan yang baik hingga beberapa bulan berikutnya berkembang menjadi 30.000-60.000 eksemplar per bulan.

Koran Poskota adalah Koran yang diterbitkan di Jakarta dengan target pembaca kalangan menengah ke bawah. Umumnya berisi berita-berita lokal, kriminalitas, masyarakat, olahraga, dan selebriti. Poskota memiliki tiras surat kabar harian tertinggi di Indonesia dengan 600.000 eksemplar per hari

Perkembangan

Pada tahun 1999, Koran Poskota menerbitkan koran versi digital (Pos Kota Online) dan mulai menargetkan sektor bisnis sebagai pangsa pasarnya. Dalam perkembangannya, Pos Kota ikut menampilkan isu-isu politik di dalam beritanya. Salah satu ciri khas dari koran ini adalah tata letak (tampilan) yang dibuat mencolok dan tidak beraturan. Pada Mei-Juni 2005, Majalan Cakram menerbitkan hasil survei Nielsen Media Research yang menempatkan Pos Kota sebagai koran paling laris di Indonesia, dengan tiras 600.000 eksemplar dan 2.551 pembaca sehingga mengalahkan harian Kompas

http://www.baktiartha.co.id/